Zorin OS terbilang distro Linux yang populer. Seperti Linux Mint, Zorin OS merupakan turunan dari Ubuntu. Dan seperti Linux Mint pula, sistem operasi (OS) Linux yang satu ini terbilang “ready out of the box”, alias siap pakai begitu selesai di-install. Selain lantaran tampilannya yang tidak asing karena mirip Windows, juga karena ia sudah dilengkapi dengan sejumlah software yang diperlukan untuk kerja sehari-hari. OS ini misalnya sudah dilengkapi LibreOffice untuk urusan ketik-mengetik, spreadsheet, dan presentasi. Juga sudah disertai aplikasi bernama “Software” yang berisi ribuan software yang siap unduh dan install.
Meski Zorin siap pakai, ada juga kekurangan atau hal yang terasa kurang memuaskan untuk penggunaan sehari-hari. Kekurangan atau keterbatasan itu antara lain adalah kurang banyaknya pilihan tampilan menu sang OS. Dan kekurangan ini memang disengaja oleh pembuatnya. Saat akan mendownload software ini, Anda diberi pilihan untuk mendownload versi standar (Core) atau versi Pro. Versi Core hanya menyediakan 4 macam menu, versi Pro menyediakan 8 macam menu tambahan. Untuk mendownload versi Pro, anda mesti membayar 47,99 dolar (sekali bayar, berlaku seumur hidup). Mengapa Linux mesti bayar? Itu strategi bisnis pembuatnya.
Kalau tak mau bayar (dan rasanya memang tak perlu), silakan download versi Core atau versi standard. Empat tampilan menu (sebut saja “menu”) yang tersedia boleh jadi sudah cukup memuaskan bagi banyak orang. Dua dari 4 menu yang tersedia tampilannya mirip Windows 8 atau 10. Yang satu lagi seperti Gnome. Dan yang satu lagi dimaksudkan bagi pengguna touch screen. Tapi kalau kurang puas dengan menu yang ada, semisal ingin tampil layaknya Windows 11, ada solusi mudah untuk menyiasatinya. Solusinya kurang lebih sama dengan solusi untuk mengubah tampilan Gnome yang pernah kami tulis (Memoles Tampilan Gnome jadi Windows 11). Bisa begitu karena Zorin OS menggunakan desktop environment berbasis Gnome.
Untuk menambah puluhan tampilan menu baru ke Zorin OS tidaklah sulit. Hanya perlu menginstall 1 software kecil dan 1 extension. Software yang perlu di-install adalah “Extension Manager”, yang bisa didownload lewat aplikasi “Software” yang tersedia di Zorin OS. Search saja kata “extension”, maka software bernama Extension Manager bakal muncul. Jika ada beberapa software dengan nama yang sama, pilih yang deskripsinya menyebut “Browse, install, dan manage Gnome Shell Extension”. Klik saja software yang dipilih dan install. Setelah ter-install, silakan jalankan software baru tersebut.
Ketika jendela atau layar Extension Manager terbuka, Anda akan disuguhi tampilan dengan dua tab : Installed dan Browse. Pilih Browse dan cari extension bernama “ArcMenu”. Jika sudah ditemukan, langsung saja klik tombol install yang ada di sebelah kanan nama extension. Karena hanya file kecil, proses install hanya perlu hitungan detik. Extension ArcMenu inilah yang akan menghadirkan puluhan tampilan Menu baru ke komputer Anda.
Setelah ter-install, pindah ke tab Installed. Hidupkan atau ON-kan ArcMenu dengan mengklik tombol yang ada di sebelah kanan. Pastikan pula opsi “Use Extension”, yang ada di atasnya, juga sudah ON atau sudah aktif.
Selanjutnya, klik tombol “Gear” (roda gigi) yang ada di sebelah kanan teks ArcMenu. Layar ArcMenu dengan banyak tab pun akan muncul. Untuk memilih tampilan menu yang diinginkan, langsung saja ke tab “Menu” dan pilih opsi “Menu Layout”.
Pada halaman Menu Layout, Anda akan disuguhi 5 macam menu layout, yang masing-masingnya berisi banyak pilihan menu atau tampilan menu yang bisa dipakai. Berikut rinciannya :
Totalnya ada 23 pilihan Menu yang bisa digunakan, alias jauh lebih banyak dari 8 menu tambahan yang didapatkan kalau Anda beralih ke Zorin OS Pro.
Pilihan Menu di Modern Layout :
Jika ingin tampilan Menu atau Start Menu seperti Windows 11, silakan masuk ke Modern Layout dan pilih 11 (tanpa kata Windows). Untuk tutorial ini, penulis menggunakan layout 11.
Meski sudah meng-ON-kan setting di Extension Manager dan sudah memilih Menu yang diinginkan di ArcMenu, tak otomatis menu yang diinginkan muncul di Taskbar yang ada di bagian bawah layar. Anda perlu memunculkannya dengan menggunakan Taskbar Setting. Tool yang satu ini bisa diakses dengan mengklik kanan ruang kosong di Taskbar.
Ketika di-klik, akan muncul jendela Taskbar Setting berisi 4 tab di bagian atas. Untuk menghadirkan ArcMenu ke Taskbar, langsung saja ke tab “Position” dan kemudian geser layar ke bawah untuk melihat opsi penempatan berbagai tombol atau icon yang ada di Taskbar. Tak ada ArcMenu? Tak ada. ArcMenu biasanya ditempatkan di “Center Box” dan posisinya biasanya ada di “Stacked to right”. Jika ingin memunculkannya di tengah Taskbar ala Windows 11, silakan ubah posisinya menjadi Monitor Center. Hidupkan juga tombol “Visible” (warna jadi lebih gelap kalau sudah hidup atau ON). Kalau ingin software yang sedang dipakai tampil di tengah juga (ala Windows 11), tempatkan opsi Taskbar di Monitor Center pula.
Setelah hal di atas dilakukan, barulah Menu atau Start Menu pilihan dari ArcMenu akan muncul di Taskbar. Jika tadi memilih 11, tampilannya akan seperti Windows 11 yang berikut ini.
Jika dicermati gambar di atas, di pojok kiri bawah ada icon Zorin berwarna hitam yang mewakili menu asli Zorin. Ini disengaja karena seperti terlihat di gambar Taskbar Setting di atas, Left Box yang berisi menu asli Zorin masih disetel Visible. Jika ingin menghilangkannya matikan saja tombol Visible. Adapun tampilan menu asli Zorin seperti yang terlihat di gambar berikut.
Kalau ingin mengubah Menu 11 menjadi menu lain, klik kanan saja icon atau tombol Start Menu dan akan muncul pilihan ArcMenu. Klik dan Anda akan diantar ke layar opsi ArcMenu. Silakan bermain-main dengan 23 pilihan tampilan Menu yang tersedia. Juga jangan sungkan mencoba berbagai opsi yang ada di berbagai tab yang ada di bagian atas layar, termasuk mengganti logo Start Menu dan mengganti warna background menu.
Bagaimana jika ingin kembali ke 4 menu bawaan Zorin OS? Tak sulit. Tinggal search “Zorin Appearance” lewat Start Menu, atau klik Zorin Appearance seperti yang terlihat di menu asli Zorin OS pada gambar di atas, maka Anda akan diantar ke halaman pilihan 4 menu bawaan Zorin OS.
Selamat menikmati Zorin OS. ***
Bingung, tak suka, atau bosan dengan tampilan Gnome di layar komputer Anda? Anda tak sendirian.…
Tidak dipungkiri kalau Windows 11 punya tampilan lebih menarik dari Windows sebelumnya. Juga lebih menarik…
Lukman Sidharta menjabat sebagai Direktur PT Berlina Tbk pada periode 20 Januari 2021 hingga Juni…
Alumni akuntansi Universitas Katolik Widya Mandala, Benedikta Maritza diangkat menjadi Direktur PT Berlina Tbk pada…
Alumni Sekolah Tinggi Teknik Surabaya, Pujihasana Wijaya diangkat menjadi Presiden Direktur PT Berlina Tbk sejak…
Charles Christian Gandha, 49 tahun, menjabat sebagai Komisaris Independen PT Berlina Tbk sejak 18 Juni…