Tag: Telekomunikasi

PT Astika Gerbang Timur
Exchange

PT Astika Gerbang Timur

PT Astika Gerbang Timur bergerak di bisnis perdagangan dan jasa telekomunikasi. Pernah beroperasi secara komersial sejak 2004, anak perusahaan PT Elang Makota Teknologi Tbk ini, dengan kepemilikan 99,90 persen, sekarang berstatus tidak aktif. Per 31 Desember 2020, perusahaan ini tercatat masih memiliki aset senilai Rp 227,4 juta. ((Laporan Tahunan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 2020)) Ketika masih beroperasi, PT Astika Gerbang Timur tercatat menjadi salah satu authorized dealer Telkom Flexi Arcom III Bandung, untuk wilayah Jawa Barat dan Banten. ((Nur Huda Aziz Tristanto, skripsi Telkom University 2012, Pengaruh Customer Relationship Management terhadap Loyalitas Mitra Authorized Dealer Telkom Flexi Arcom III Bandung))
PT Indosurya Menara Bersama
Exchange

PT Indosurya Menara Bersama

PT Indosurya Menara Bersama adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan menara penyiaran serta perdagangan peralatan komunikasi dan suku cadangnya. Termasuk juga jasa penyewaan tower. Beroperasi sejak 2011, 60 persen saham perusahaan ini dimiliki oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. Per 31 Desember 2020, PT Indosurya Menara Bersama tercatat memiliki aset senilai Rp 148,7 miliar, atau turun dari catatan 31 Desember 2019 yang Rp 160,8 miliar. ((Laporan Tahunan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 2020)) Kantor Menara Batavia Lt. 5 Jl. KH Mas Mansyur 126 Tanah Abang Jakarta Pusat - 10220 DKI Jakarta  Tel : 021-7226439
PT Tangara Mitrakom
Exchange

PT Tangara Mitrakom

PT Tangara Mitrakom adalah perusahaan penyedia solusi jaringan telekomunikasi dengan menggunakan komunikasi berbasis satelit dan terrestrial. Dengan layanan ini, PT Tangara Mitrakom bisa menghubungkan lokasi kantor pusat berbagai perusahaan dengan kantor-kantor cabang di daerah-daerah yang berbeda. Beroperasi sejak 1999, PT Tangara Mitrakom merupakan anak peruashaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, dengan kepemilikan sebesar 92,0 persen. Per 31 Desember 2020, perusahaan ini memiliki aset senilai Rp 324,8 milliar, naik dari 31 Desember 2020 yang Rp 298,2 miliar. ((Laporan Tahunan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 2020)) Peristiwa Penting 24 Juli 2020 - PT Tangara Mitrakom menjalin kerjasama dnegan PT Telkom Satelit Indonesia terkait penyediaan jasa rental transponder satelit Telkom. Pi...
PT Sakalaguna Semesta
Exchange

PT Sakalaguna Semesta

PT Sakalaguna Semesta adalah perusahaan grosir dan ritel kartu perdana dan pulsa isi ulang di berbagai kota besar di Indonesia. Anak perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk ini menjadi distributor Indosat, agregator resmi Telkomsel dan Tri, serta menjadi mitra online XL. Perusahaan ini juga menjadi penyedia layanan PPOB (pembayaran tagihan listrik, telepon, dan sebagainya. ((Laporan Tahunan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 2020)) Pimpinan Perusahaan Komisaris Utama :  Yuslinda Nasution Kantor Sopo Del Office Tower, Tower B, Lt. 16, Unit 7-8 Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10 1-6 Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan - 12950 Tel : 021-50815222 Website : www.sakalaguna.co.id - www.serbada.id  
PT Abhimata Citra Abadi
Exchange

PT Abhimata Citra Abadi

PT Abhimata Citra Abadi adalah perusahaan teknologi informasi yang bergerak di bidang pengadaan perangkat telekomunikasi dan networking system, serta berfokus pada jasa penyediaan teknologi telekomunikasi bagi pasar korporasi. Beroperasi sejak 1991, PT Abhimata Citra Abadi hampir 100 persen (99,99 persen) dimiliki oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. Per 31 Desember 2020, perusahaan ini tercatat memiliki aset senilai Rp 526,6 miliar, atau naik dari tahun sebelumnya yang Rp 469,9 miliar. ((Laporan Tahunan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 2020)) Pimpinan Perusahaan Direktur Utama : Yuslinda Nasution Kantor Menara Batavia, Lt. 24 Jl. KH. Mas Mansyur No.126 Tanah Abang Jakarta Pusat - 10220 Tel : 021-57930304 Fax: 021-57930311 Kantor Operasional Jl. Gunung Sahari Raya 60-63, Block E...
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Exchange

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (persero), aka Telkom, berdiri sejak 1884 sebagai bagian dari jawatan Post en Telegraafdienst. Namanya kemudian berubah menjadi Perusahaan Negara Postel (PN Postel). Pada 1965, pemerintah memisahkan layanan post dan telekomunikas dan menghasilkan dua perusahaan PN Pos & Giro dan PN Telekomunikasi. Pada 1974, PN Telekomunikasi berubah menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi Indonesia (Perumtel). Baru pada 19 November 1991, perusahaan telekomunikasi ini menggunakan nama PT Telekomunikasi Indonesia. Setelah go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE) pada 14 November 1995, namanya menjadi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Pada 2018, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk m...
PT Citra Sari Makmur
Exchange

PT Citra Sari Makmur

PT Citra Sari Makmur adalah perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi yang didirikan pada 1987 oleh Subagio Wirjoatmodjo. Perusahaan ini menyediakan layanan data dan multimedia melalui jaringan telekomunikasi satelit, kabel, dan wireless. Layanan telekomunikasi satelitnya, terutama Vsat, bisa dilihat dari kehadiran parabola di atap berbagai ATM yang ada di Indonesia. Pada 7 Mei 1993, statusnya berubah menjadi peruashaan patungan antara Subagio Wirjoatmodjo (51.05%) dan Bell Atlantic Indonesia, USA (48.95%). Pada 8 November 8 1996, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ikut bergabung menjadi pemilik. dengan kepemilikan saham 25 persen. Pada 1998, kepemilikan Subagio Wirjoatmodjo dialihkan ke PT Tigatra Media, perusahaan yang sepenuhnya dimiliki sendiri oleh Subagio Wirjoatmodjo. Pada 24 Maret ...
PT Tecnoves International
Exchange

PT Tecnoves International

PT Tecnoves International adalah anak perusahaan PT Multipolar Tbk (85 persen) yang bergerak di bidang jaringan satelit komunikasi (transponder), perdagangan alat telekomunikasi, jasa periklanan, dan jasa konsultasi piranti lunak. Perusahaan ini berdiri pada 21 Juli 2004 dan diakuisi PT Multipolar Technology (sekarang PT Multipolar Technology Tbk) pada 15 Mei 2012. Saham yang diakuisi sebesar 85 persen dari pemilik lamanya: dari Lim Bing Tjah sebanyak 50 persen dan 35 persen lagi dari Ali Chendra. Setelah akusisi, Ali Chendra masih memiliki saham sebesar 15 persen. Akusisi tersebut dilakukan terkait hak yang dimiliki PT Tecnoves International untuk menggunakan dan menyewakan 12 transponder satelit JCSAT-13 milik JCSAT Jepang. ((Aerospace Technology - JCSAT-13 Commercial Communication Sate...