PT Ekamas Mora Republik Tbk

  • Post category:Exchange
You are currently viewing PT Ekamas Mora Republik Tbk

PT Ekamas Mora Republik Tbk. Kalau mencari nama perusahaan di database AHU, namanya pasti tidak muncul. Perusahaan berlabel Tbk ini resminya memang belum ada. Ini adalah nama yang disebut-sebut bakal jadi nama baru bagi PT Mora Telematika Indonesia Tbk, setelah perusahaan ini melakukan merger dengan PT Eka Mas Republik. Yang satu perusahaan publik, yang satu perusahaan biasa. Pasca merger atau penggabungan yang bertahan adalah PT Mora Telematika Indonesia Tbk, yang kemudian akan diubah namanya menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk.

Kesepakatan merger sudah diumumkan sejak pertengahan Desember 2025, baik oleh PT Mora Telematika Indonesia Tbk 1 maupun oleh PT Eka Mas Republik 2. Alasan penggabungan adalah agar perusahaan menjadi entitas yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi, dengan kapasitas yang tidak dapat dicapai oleh kedua perusahaan secara mandiri.

“Saya percaya merger ini merupakan langkah untuk mendukung agenda digital Indonesia dalam percepatan dan pemerataan ekosistem digital di tanah air. Melalui penguatan jangkauan jaringan dan peluncuran berkelanjutan, kita bisa mendorong ekosistem digital lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Krisnan Cahya, Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Lho, kok bos Dian Swastatika Sentosa yang bicara? Wajar saja. Soalnya, perusahaan yang terakhir ini jadi pemilik tidak langsung PT Eka Mas Republik, lewat anak dan cucu perusahaannya.

Adapun bos PT Mora Telematika Indonesia, Jimmy Kadir, bilang kalau Kami melihat merger ini sebagai langkah transformasional yang akan mendukung realisasi visi kami untuk menjadi penyedia infrastruktur dan layanan digital terintegrasi terdepan.

Timotius Max Sulaiman, Direktur Utama dan CEO MyRepublic Indonesia, juga ikut bicara. Katanya, “Penggabungan ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan sinergi finansial yang berkelanjutan melalui optimalisasi biaya operasional dan menghindari duplikasi belanja modal dan pembangunan infrastruktur,yang dapat dilakukan melalui
utilisasi aset jaringan backbone hingga last mile. Sinergi ini akan membuka ruang untuk pertumbuhan Perusahaan yang lebih luas dengan potensi yang semakin besar.”

Detail Utama Merger:

  • Moratelindo akan menjadi entitas yang bertahan, sedangkan MyRepublic Indonesia
    akan bergabung menjadi bagian dari PT Ekamas Mora Republik Tbk.
  • Setelah penggabungan efektif, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (BEI: DSSA) akan
    menjadi pemegang saham pengendali PT Ekamas Mora Republik Tbk (BEI: MORA)
    dari entitas hasil penggabungan melalui kepemilikan secara tidak langsung.

Pemegang Saham

Sebelum merger, susunan pemegang saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk seperti berikut :

  • PT Candrakarya Multikreasi – 35.99 persen
  • PT Gema Lintas Benua – 30,18 persen
  • Masyarakat – 33,83%

Sebelum merger, susunan pemegang saham PT Eka Mas Republik seperti berikut :

  • PT Innovate Mas Utama – 95,77 persen
  • PT DSST Mas Gemilang – 1,91 persen
  • PT Innovate Mas Indonesia – 2.31 persen
  • PT Buana Mas Sejahtera – 0,00003 persen

Setelah merger dan menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk, susunan pemegang saham jadi seperti berikut  :

  • PT Innovate Mas Utama – 48,36 persen
  • PT Candrakarya Multikreasi – 17,81 persen
  • PT Gema Lintas Benua – 14,93 persen
  • PT Innovate Mas Indonesia – 1,161 persen
  • PT DSST Mas Gemilang – 0,96 persen
  • PT Buana Mas Sejahtera – 0,00002 persen
  • Masyarakat – 16,74 persen

Lewat rincian pemegang saham di atas, kiranya menjadi jelas mengapa PT Dian Swastatika Sentosa Tbk bisa menjadi pemegang saham pengendali. 3 Dan perubahan susunan pemegang saham ini akan dimintakan pengesahannya pada RUPS Luar Biasa yang akan digelar 26 Maret 2026. 4 

Di Bursa Efek, per 13 Maret 2026, harga saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk jauh lebih tinggi dari harga saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk : Rp 66.925,-  versus Rp 4.480,-. Kapitalisasi pasar kedua perusahaan publik ini juga berbeda jauh : Rp 515,69 Triliun versus Rp 105,94 triliun.

Sekilas Perusahaan Merger

PT Eka Mas Republik, aka MyRepublic Indonesia (www.myrepublic.co.id), adalah salah satu penyedia layanan internet berbasis fiber optic dan TV berbayar terkemuka di Indonesia, fokus menyediakan konektivitas cepat, stabil, dan terjangkau untuk pelanggan individu maupun bisnis. Dengan jaringan yang telah mencakup lebih dari 162 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Layanan internet MyRepublic dioperasikan bersama dengan PT Innovate Mas Indonesia.

PT Mora Telematika Indonesia Tbk, aka Moratelindo (www.moratelindo.co.id), adalah perusahaan pemilik jaringan fiber optik lintas nusantara dan juga internasional (Singapura – Indonesia) serta data center. Di segmen ritel, Moratelindo juga menyediakan layanan akses internet dengan merek Oxygen. ***

 


Referensi

  1. PT Mora Telematika Indonesia Tbk, 19 Desember 2025 — Moratelindo dan MyRepublik Umumkan Merger[]
  2. MyRepublic, 18 Desember 2025 — Moratelindo dan MyRepublic Indonesia Umumkan Merger untuk Percepatan dan Pemerataan Ekosistem Digital di Indonesia[]
  3. PT Mora Telematika Indonesia Tbk, 27 Februari 2026 — Bahan Mata Acara Rapat dan Penjelasan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 26 Maret 2026[]
  4. PT Mora Telematika Indonesia Tbk, 27 Februari 2026 — Pemanggilan RUPSLB 26 Maret 2025 PT Mora Telematika Indonesia Tbk[]