OJK Batalkan Pinjol TunaiKita dan KapitalBoost
|

OJK Batalkan Pinjol TunaiKita dan KapitalBoost

Otoritas Jasa Keuangan, alias OJK, kembali membatalkan status 2 (dua) perusahaan penyelenggara pinjaman online berbasis teknologi (fintech lending). Kedua perusahaan itu sebelumnya menyandang status ‘terdaftar’. Selain itu, dalam info publik yang dirilis 4 November 2021, OJK juga menyebutkan adanya 3 fintech lending yang masih tinggal kelas, alias masih akan terus menyandang ‘status terdaftar’. Dengan begitu, karena pada data sebelumnya ada 8 fintech yang masih berstatus terdaftar, berarti ada 3 perusahaan pinjol yang naik kelas menjadi berstatus ‘terdaftar dan berizin’.

OJK selama ini memang mengelompokkan perusahaan penyelenggara pinjaman online ke dalam dua kelas. Kelompok yang satu adalah yang berstatus ‘terdaftar’, dan yang satu lagi berstatus ”terdaftar dan berizin”. Perusahaan yang baru berstatus terdaftar sudah boleh beroperasi dan status ‘berizin’-nya sedang diproses. Pengelompokan perusahaan pinjol ini juga bisa disimak pada lampiran PDF pengumuman OJK yang berjudul ”Perusahaan Fintech Lending Berizin dan Terdaftar di OJK per 25 Oktober 2021”.

Pinjol yang Dibatalkan Status Terdaftarnya

1. PT Digital Tunai Kita – TunaiKita
2. PT Kapital Boost Indonesia – KapitalBoost (pinjol syariah)

Tentang alasan pembatalan status terdaftar, seperti biasa, OJK hanya memberikan keterangan singkat: dibatalkan karena ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional.

Sisa 3 Pinjol Belum Berizin

Adapun dari 104 penyelenggara fintech lending berizin dan terdaftar, hanya tinggal 3 (tiga) penyelenggara fintech lending dengan status masih terdaftar, yaitu:

1. PT Kas Wagon Indonesia – Caswagon
2. PT Mapan Global Reksa – Findaya (bermitra dengan Gojek untuk menghadirkan GoPayLater dan GoModal)
3. PT Pintar Inovasi Digital – Asetku

3 Pinjol Naik Kelas

Dalam keterangan tertulisnya, OJK tidak secara spesifik menyebut adanya perusahaan yang naik kelas. OJK hanya menyebut kalau jumlah penyelenggara pinjol, per 25 Oktober 2021 (tapi baru diumumkan ke publik pada 4 November 2021), tercatat sebanyak 104 penyelenggara, yang 3 (tiga) diantaranya berstatus masih terdaftar (baca paragraf di atas).

Karena yang tersisa sebagai pinjol terdaftar hanya 3, bearti 3 (tiga) pinjol lainnya sudah ”naik kelas” menjadi ”terdaftar dan berizin”. Ketiganya adalah:

1. PT Crowde Membangun Bangsa – Crowde
2. PT Kawan Cicil Teknologi Utama – KawanCicil
3. PT Ethis Fintek Indonesia – Ethis (pinjol syariah)

Pinjol Ganti Nama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengabarkan kalau ada 1 (satu) perusahaan yang mengganti nama komersial atau merek pinjolnya. Yakni ‘ShopeePayLater’ salin nama menjadi ‘Lentera Dana Nusantara’. Nama baru ini sesuai nama perusahaan penyelenggaranya: PT Lentera Dana Nusantara.

OJK tak bercerita soal alasan penggantian nama. Tapi kalau mau singgah di website Lentera Dana Nusantara (https://www.lenteradana.co.id), di sana tertera pemberitahuan: ”Mulai tanggal 16 September 2021, PT Lentera Dana Nusantara tidak menyediakan produk Buy Now Pay Later (BNPL) dari SPayLater. Pinjaman yang diterima sebelum tanggal 16 September 2021 akan tetap disediakan oleh PT Lentera Dana Nusantara.” —che—

Similar Posts

  • |

    Nonton Film Gratis : 6 Film Jackie Chan di Youtube

    Berduet dengan Pierce Brosnan, film The Foreigner yang dibintangi Jackie Chan bisa masuk box office pada tahun 2017. Berbiaya 35 juta dollar, film ini bisa meraup hingga 145 juta dollar dalam peredarannya di seluruh dunia. Mau nonton film Jackie ini secara gratis? Silakan klik vide yang ada di bawah. Juga ada 5 film Jackie Chan…

  • Sniper: Assassin’s End — Duo Beckett VS Sniper Yakuza

    Besok, 16 Juni 2020, Sony Pictures akan merilis secara resmi film Sniper: Assassin’s End. Karena bioksop di Amerika sedang tutup, film ini akan dirilis dalam bentuk DVD dan layanan video on-demand. Tapi sebenarnya, sejak dua pekan terakhir, film ini sudah bisa dinikmati di berbagai bioskop online di dunia maya. Mengapa bisa begitu? Entahlah. Yang pasti,…

  • The Last Days on Mars — Bahaya Virus Planet Mars

    The Last Days on Mars. Hari-hari terakhir di planet Mars. Film bernuansa futuristik ini, yang mengambil latar cerita di tahun 2040, boleh jadi tak terlalu dikenal para penggila film barat. Maklum, meski memakai bintang Hollywood, film ini adalah film buatan Inggris. Dan film ini bukanlah film eksplorasi ala Star Trek. The Last Days on Mars…

  • |

    Per 1 November 2021, Perseroan Perorangan Resmi Hadir di Indonesia

    Mulai kemarin, Senin 1 November 2021, ratusan ”perseroan perorangan”’ mulai resmi hadir di Indonesia. Perseroran perorangan tak lain adalah perseroran terbatas milik perorangan dan didirikan oleh perorangan atau individu. Meski begitu, sebagaimana ”perseroan terbatas klasik”, perseroan perorangan menyandang status ”badan hukum” dan ”terdaftar” di Kementerian Hukum dan HAM. Alias –sekilas– lebih baik dari perusahaan berlabel…

  • Jadwal KM Mutiara Berkah II Maret 2025

    Tidak ada aktivitas di akhir Februari 2025, Jadwal KM Mutiara Berkah II hadir lagi di awal Maret 2025. Kapal ini akan berangkat dari Gili Mas ke Tanjung Wangi tepat tanggal 1 Maret 2025. Dan sementara ini baru rencana keberangkatan ini saja yang ada. KM Mutiara Berkah II merupakan kapal ferry milik PT Atosim Lampung Pelayaran…

  • Jadwal KM Dharma Kartika III Desember 2024

    Jadwal KM Dharma Kartika III Desember 2024 diawali dengan perjalanan sang kapal dari Surabaya ke Makassar tanggal 4 Desember 2024. Selanjutnya kapal ini akan berlayar mondar-mandir Makassar – Baubau – Makassar, via Selayar, mulai tanggal 6 Desember 2024. Disambung lagi dengan Makassar – Surabaya – Makassar dan kemudian kembali melayari rute Makassar – Baubau –…