PT Telekomunikasi Selular

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) adalah anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), dengan kepemilikan sebesar 65 persen. Sisa saham yang 35 persen dimiliki oleh Singapore Telecom Mobile Pte Ltd (Singtel Mobile). Bergerakan di bisnis operator seluler, perusahaan yang didirikan pada 26 Mei 1995 ini mengklaim diri sebagai operator selular dengan jaringan terluas di Indonesia, yang menjangkau 99 persen populasi Indonesia. Jumlah pelanggan Telkomsel hingga akhir 2018 tercatat sebanyak 163 juta pelanggan, atau menguasai lebih dari 59,1% pangsa pasar seluler.

Sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi selular di lingkungan Telkom Group, Telkomsel juga menjadi penyumbang terbesar pendapatan Telkom pada 2018, yakni 65,4% dari pendapatan total Telkom yang Rp 130,784 triliun. Adapun pendapatan PT Telekomunikasi Selular pada 2018 adalah sebesar Rp 85,338 triliun, atau turun 5,3 persen dari pendapat tahun 2017 yang mencapai Rp 90,073 triliun. Penurunan itu terjadi karena adanya penurunan pendapatan usaha voice sebesar Rp 6,815 triliun (turun 18,3%) dan pendapatan SMS sebesar Rp 4,007 triliun (turun 30,4%), dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meski begitu, penurunan itu dikompensasi peningkatan pendapatan dari bisnis data dan internet seluler sebesar Rp 7,193 triliun (naik 18,9%) dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi karena kenaikan trafik mobile data yang tumbuh 101,7%. Adapun laba yang berhasil diperoleh pada 2018 tercatat sebesar Rp 45,297 triliun. 1

Anak Perusahaan

PT Telkomsel Mitra Inovasi (PT TMI), didirikan 18 Januari 2019, kepemilikan 100 persen.
PT Fintek Karya Nusantara (PT Finarya), didirikan 21 Januari 2019, kepemilikan 100 persen.

Sejarah Kepemilikan Telkomsel

1995 – Telkomsel didirikan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT Indosat Tbk (Indosat).
1996 – KPN Netherlands membeli 17,3 persen saham dan PT Setdco Megacell Asia membeli 5 persen saham.
2001 – Telkom mengambil alih saham Indosat, sehingga kepemilikannya menjadi 77,7 persen, sementara saham KPN dan Setdco diambil alih Singtel Mobile.
2001 – Singtel Mobile menambah kepemilikannya sebanyak 12,7 persen, sehingga kepemilikannya menjadi 35 persen. Kepemilikan Telkom turun jadi 65 persen.

Komisaris Perusahaan

Komisaris Utama : Alex Janangkih Sinaga
Komisaris : Mohamad Irfan
Komisaris : Harry M Zen
Komisaris : Paul Dominic O’Sullivan
Komisaris : Yose Rizal
Komisaris : Yuen Kuan Moon

Direksi Perusahaan

Direktur Utama : Emma Sri Martini
Direktur Sales : Ririn Widaryani
Direktur Finance : Herry Supriadi
Direktur Human Capital Management : Irfan Ahadi Tachrir
Direktur Network : Iskriono Windiarjanto
Direktur Planning & Transformation : Edward Siew Ying
Direktur Information Technology : Bharat Alva
Direktrur Marketing : Alistair Johnston

Direksi Telkomsel dari Masa ke Masa

Kantor

Telkomsel Smart Office, Lt. 1-20
Telkom Landmark Tower
The Telkom Hub.
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 52
Kelurahan Kuningan Barat
Kecamatan Mampang Prapatan
Jakarta Selatan
DKI Jakarta – 12710

Tel: 021-5240811

Website: www.telkomsel.com


Referensi

  1. Laporan Tahunan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk 2018[]

Recent Posts

Lukman Sidharta

Lukman Sidharta menjabat sebagai Direktur PT Berlina Tbk pada periode 20 Januari 2021 hingga Juni…

Jumat, 1 Mei 2026

Benedikta Maritza

Alumni akuntansi Universitas Katolik Widya Mandala, Benedikta Maritza diangkat menjadi Direktur PT Berlina Tbk pada…

Jumat, 1 Mei 2026

Pujihasana Wijaya

Alumni Sekolah Tinggi Teknik Surabaya, Pujihasana Wijaya diangkat menjadi Presiden Direktur PT Berlina Tbk sejak…

Jumat, 1 Mei 2026

Charles Christian Gandha

Charles Christian Gandha, 49 tahun, menjabat sebagai Komisaris Independen PT Berlina Tbk sejak 18 Juni…

Jumat, 1 Mei 2026

Achmad Widjaja

Achmad Widjaja menjadi Komisaris Independen PT Berlina Tbk sejak 2016. Pengangkatan terakhir terjadi saat RUPS…

Jumat, 1 Mei 2026

Adrian Koesnendar

Adrian Koesnendar menjabat sebagai Komisaris PT Berlina Tbk sejak 2020. Pengangkatan terakhir berlangsung pada RUPS…

Jumat, 1 Mei 2026