Exchange

PT Budi Starch & Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk adalah perusahan yang memproduksi aneka produk yang berbahan baku singkong. Produk utama perusahaan anggota keluarga besar Sungai Budi Group ini adalah tepung tapioka, glukosa, fruktosa, dan maltodextrin. Sebagai pelengkap, termasuk untuk keperluan mengemas produk buatannya, perusahaan ini juga memproduksi karung plastik.

Saat baru berdiri pada 1979, perusahaan ini masih bernama PT North Aspac Chemical Industrial Company. Tahun 1988, namanya diubah menjadi PT Budi Acid Jaya. Nama itu dipakai karena produk utamanya saat itu adalah asam sitrat (citric acid). Belakangan, menjelang melantai di bursa efek, perusahaan ini membulatkan tekad menjadi “produsen produk berbahan baku singkong”, dengan produk utama asam sitrat dan tepung tapioka. Perusahaan ini kemudian go public pada 1995 dengan nama PT Budi Acid Jaya Tbk, dengan kode saham BUDI. Pada 2013, ketika perusahaan menjadi pemimpin pasar di produk tepuk tapioka (starch) dan pemanis (sweetener), nama perusahaan disesuaikan lagi menjadi seperti sekarang : PT Budi Starch & Sweetener Tbk. 1 Di lingkungan internal serta di laporan tahunan dan website, nama perusahaan ini biasa disingkat menjadi BSSW.

Pemegang Saham

Selain oleh publik atau masyarakat, saham PT Budi Starch & Sweetener Tbk dimiliki oleh PT Sungai Budi dan PT Budi Delta Swakarya. Pemilik akhir kedua perusahaan ini adalah Widarto dan Santoso Winata, yang tak lain adalah presiden komisaris dan presiden direktur PT Budi Starch & Sweetener Tbk.

Pemegang Saham Persentase Kepemilikan
PT Sungai Budi 26,70
PT Budi Delta Swakarya 33,06
Masyarakat 40,24

Anak Perusahaan

PT Budi Starch & Sweetener Tbk memiliki 2 anak perusahaan. Meski begitu mayoritas kegiatan usaha dan juga pendapatan masih dihasilkan oleh sang induk : BSSW.

Nama
Perusahaan
Bidang
Usaha
Tahun
Operasional

Persentase
Kepemilikan

Aset
2025
PT Budi Lumbung Ciptatani Industri Tapioka, Glukosa dan Maltodextrin 1996 99,98 198.386
PT Associated British Budi Industri Glukosa, Fruktosa dan Maltodextrin 2005 50,10 415.817

Nilai aset dalam juta rupiah
Sumber : Laporan Keuangan BUDI Desember 2025

Pabrik dan Kapasitas Produksi

Jenis Produksi Jumlah Pabrik Kapasitas Produksi
Ton/Tahun
Lokasi Perusahaan
Tepung Tapioka 12 705.000 Lampung BSSW
Tepung Tapioka 2 90000 Jawa Timur BSSW
Tepung Tapioka 1 30000 Sulawesi Selatan BSSW
Tepung Tapioka 1 60000 Jawa Tengah PT Budi Lumbung
Ciptatani
Glukosa dan Maltodextrin 1 108000 Lampung BSSW
Glukosa 1 54.000 Jawa TImur BSSW

Sumber : Laporan Tahunan BUDI 2024

Kinerja Bisnis

Per Desember 2026, kinerja bisnis PT Budi Starch & Sweetener Tbk sedang tidak bagus. Penjualan hanya mencapai angka Rp 3,18 triliun, atau turun dari tahun sebelumnya, 2024, yang Rp 4,01 triliun. Meski begitu laba bersih bisa meningkat dari 67,9 miliar pada 2024 menjadi Rp 112 miliar. 2

PT Budi Starch & Sweetener Tbk tak hanya memasarkan produknya di dalam negeri saja. Perusahaan ini juga mengekspor tepung tapioka, sweetener, dan karung plastik negara jiran : Amerika Serikat, Arab Saudi, Australia, Belanda, Malaysia, Thailand, dan Selandia Baru. 1

Dalam memasarkan produknya, PT Budi Starch & Sweetener Tbk menggunakan beberapa merek. Tepung Tapioka, misalnya, menurut catatan Badan POM, dipasarkan dengan merek Cap Pisang, Cap Gunung Agung, Cap HOK (Rejeki), Cap Pak Tani Gunung, Rose Brand, Stir Bumi Waras. 3 Anak perusahaannya, PT Associated British Budi, memasarkan sweeter sirup fruktosa dengan merek Rose Brand. 4  

2025 2024 2023
Pendapatan Usaha 3.177,7 4.009,3 3.945,0
Beban Pokok Penjualan 2.734,9 3.588,4 3.464,5
Laba Kotor 442,8 420,9 480,5
Laba Usaha 220,3 217,1 242,0
Laba Bersih 112,9 67,8 102,5

Angka dalam juta rupiah
Sumber : Laporan Keuangan BUDI Desember 2025 dan
Laporan Tahunan BUDI 2024

Rincian Pendapatan Usaha

2025 2024
Penjualan Lokal
Pihak Berelasi
Tepung Tapioka 1.889.526 2.690.157
Sweeteners 167.124 155.416
Asam sulfat dan lainnya 122.887 122.334
Karung Plastik 99.520 191.509
Jumlah 2.279.057 3.159.416
Pihak Ketiga
Sweeteners 649.655 705.347
Asam sulfat dan lainnya 62.907 94.192
Tepung Tapioka 20.225 21.922
Jumlah 732.787 821.461
Jumlah Penjualan Lokal 3.011.844 3.980.877
Penjualan Ekspor
Pihak Ketiga
Tepung Tapioka 141.269 680
Sweeteners 23.053 24.205
Karung Plastik 1.564 3.502
Jumlah Penjualan Ekspor 165.886 28.387
Total Penjualan 3.177.730 4.009.264

Angka dalam juta rupiah
Sumber : Laporan Keuangan Budi Desember 2025

Pimpinan Perusahaan

Komisaris

Presiden Komisaris : Widarto
Komisaris : Oey Alfred
Komisaris Independen : Daniel Kandinata

Direksi

Presiden Direktur : Santoso Winata
Wakil Presiden Direktur : Sudarmo Tasmin
Direktur : Sugandhi
Direktur : Oey Albert
Direktur : Jason Indrian Winata
Direktur : Basuki Prawono Winata
Direktur Independen : Tan Anthony Sudirjo

Kantor Pusat

Wisma Budi Lt. 8-9
Jl. HR Rasuna Said Kav. C-6
Jakarta Selatan – 12940
DKI Jakarta

Tel : 021-5213383
Fax : 021-5213332

Website : www.budistarchsweetener.com


Referensi

  1. PT Budi Starch & Sweetener Tbk — Laporan Tahunan 2024[][]
  2. PT Budi Starch & Sweetener Tbk — Laporan Keuangan Desember 2025[]
  3. Cek Produk BPOM – PT Budi Starch & Sweetener Tbk[]
  4. Cek Produk BPOM – PT Associated British Budi[]

Recent Posts

Djunaidi Nur

Djunaidi Nur, pria kelahiran Jakarta tahun 1952, menjabat sebagai salah satu Direktur PT Budi Starch…

Minggu, 12 April 2026

Basuki Prawono Winata

Basuki Prawono Winata, pria kelahiran Teluk Betung tahun 1966, bergabung di Sungai Budi Group sejak…

Minggu, 12 April 2026

Tan Anthony Sudirjo

Tan Anthony Sudirjo, pria kelahiran Jakarta tahun 1956, menjabat sebagai Direktur Independen PT Budi Starch…

Minggu, 12 April 2026

Jason Indrian Winata

Jason Indrian Winata, pria kelahiran Jakarta tahun 1988, diangkat menjadi salah satu Direktur PT Budi…

Minggu, 12 April 2026

Oey Albert

Oey Albert, pria kelahiran Teluk Betung tahun 1974, bergabung di Sungai Budi Group tahun 1998.…

Minggu, 12 April 2026

Sugandhi

Sugandhi, pria kelahiran Jakarta tahun 1953, menjadi Direktur PT Budi Starch & Sweetener Tbk sejak…

Minggu, 12 April 2026