Update 27 Maret 2026 — RUPSLB PT Mora Telematika Indonesia Tbk sudah digelar pada tanggal 26 Maret 2026. Sesuai rencana, RUPSLB menyetujui semua agenda yang telah dibuat dan merger pun resmi terlaksana. Disepakati pula bahwa tanggal efektif penggabungan atau legal day one dijadwalkan tanggal 22 April 2025. Perubahan pimpinan perusahaan pun disepakati dan bisa disimak susunannya di bagian bawah tulisan ini. 1
PT Ekamas Mora Republik Tbk. Kalau mencari nama perusahaan di database AHU, namanya pasti tidak muncul. Perusahaan berlabel Tbk ini resminya memang belum ada. Ini adalah nama yang disebut-sebut bakal jadi nama baru bagi PT Mora Telematika Indonesia Tbk, setelah perusahaan ini melakukan merger dengan PT Eka Mas Republik. Yang satu perusahaan publik, yang satu perusahaan biasa. Pasca merger atau penggabungan yang bertahan adalah PT Mora Telematika Indonesia Tbk, yang kemudian akan diubah namanya menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk.
Kesepakatan merger sudah diumumkan sejak pertengahan Desember 2025, baik oleh PT Mora Telematika Indonesia Tbk 2 maupun oleh PT Eka Mas Republik 3. Alasan penggabungan adalah agar perusahaan menjadi entitas yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi, dengan kapasitas yang tidak dapat dicapai oleh kedua perusahaan secara mandiri.
“Saya percaya merger ini merupakan langkah untuk mendukung agenda digital Indonesia dalam percepatan dan pemerataan ekosistem digital di tanah air. Melalui penguatan jangkauan jaringan dan peluncuran berkelanjutan, kita bisa mendorong ekosistem digital lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Krisnan Cahya, Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Lho, kok bos Dian Swastatika Sentosa yang bicara? Wajar saja. Soalnya, perusahaan yang terakhir ini jadi pemilik tidak langsung PT Eka Mas Republik, lewat anak dan cucu perusahaannya.
Adapun bos PT Mora Telematika Indonesia, Jimmy Kadir, bilang kalau Kami melihat merger ini sebagai langkah transformasional yang akan mendukung realisasi visi kami untuk menjadi penyedia infrastruktur dan layanan digital terintegrasi terdepan.
Timotius Max Sulaiman, Direktur Utama dan CEO MyRepublic Indonesia, juga ikut bicara. Katanya, “Penggabungan ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan sinergi finansial yang berkelanjutan melalui optimalisasi biaya operasional dan menghindari duplikasi belanja modal dan pembangunan infrastruktur,yang dapat dilakukan melalui
utilisasi aset jaringan backbone hingga last mile. Sinergi ini akan membuka ruang untuk pertumbuhan Perusahaan yang lebih luas dengan potensi yang semakin besar.”
Sebelum merger, susunan pemegang saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk seperti berikut :
Sebelum merger, susunan pemegang saham PT Eka Mas Republik seperti berikut :
Setelah merger dan menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk, susunan pemegang saham jadi seperti berikut :
Lewat rincian pemegang saham di atas, kiranya menjadi jelas mengapa PT Dian Swastatika Sentosa Tbk bisa menjadi pemegang saham pengendali. 4 Dan perubahan susunan pemegang saham ini akan dimintakan pengesahannya pada RUPS Luar Biasa yang akan digelar 26 Maret 2026. 5
Di Bursa Efek, per 13 Maret 2026, harga saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk jauh lebih tinggi dari harga saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk : Rp 66.925,- versus Rp 4.480,-. Kapitalisasi pasar kedua perusahaan publik ini juga berbeda jauh : Rp 515,69 Triliun versus Rp 105,94 triliun.
PT Eka Mas Republik, aka MyRepublic Indonesia (www.myrepublic.co.id), adalah salah satu penyedia layanan internet berbasis fiber optic dan TV berbayar terkemuka di Indonesia, fokus menyediakan konektivitas cepat, stabil, dan terjangkau untuk pelanggan individu maupun bisnis. Dengan jaringan yang telah mencakup lebih dari 162 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Layanan internet MyRepublic dioperasikan bersama dengan PT Innovate Mas Indonesia.
PT Mora Telematika Indonesia Tbk, aka Moratelindo (www.moratelindo.co.id), adalah perusahaan pemilik jaringan fiber optik lintas nusantara dan juga internasional (Singapura – Indonesia) serta data center. Di segmen ritel, Moratelindo juga menyediakan layanan akses internet dengan merek Oxygen.
Berikut ini susunan jajaran komisaris dan direksi PT Ekamas Mora Republik, sesuai hasil RUPSLB Moratelindo tanggal 26 Maret 2026. 6
Komisaris Utama & Komisaris Independen : Arsjad Rasjid
Komisaris : Marlo Budiman
Komisaris : Handhianto Suryo Kentjono
Direktur Utama : Timotius Max Sulaiman
Direktur : Yopie Widjaja
Direktur : Hendra Gunawan
Direktur : Edward Sanusi
Direktur : Iman Syahrizal
Direktur : Melanie Dwita Maharani
Direktur : Edward Anwar
Direktur : Jimmy Kadir
Direktur : Genta Andhika Putra
Direktur : Michael C McPhail
Direktur : Resi Y Bramani
Andri Hutama Putra menjabat sebagai Komisaris PT Itsec Asia Tbk sejak 2023. Di masa sebelumnya,…
Berkewarganegaraan Polandia, Marek Bialoglowy, pria usia 45 tahun, menjadi Wakil Direktur Utama PT Itsec Asia…
Bima Kurniawan menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis PT Itsec Asia Tbk sejak 2019. Pria usia…
Richardus Eko Indrajit menjabat sebagai Presiden Komisari PT Itsec Asia Tbk sejak 2025. Pria usia…
Patrick Rudolf Dannacher menjadi Direktur Utama PT Itsec Asia Tbk sejak 2025. Di masa sebelumnya,…
PT Itsec Asia Tbk adalah perusahaan jasa konsultasi di bidang keamanan informasi dan keamanan siber…