PT Dian Swastatika Sentosa Tbk adalah salah satu perusahaan di lingkungan Sinar Mas Group. Berdiri sejak Agustus 1996, perusahaan ini menekuni beragam bisnis, yang secara umum dikelompokkan dalam 4 kelompok bisnis : tambang batubara, energi, teknologi, dan pupuk dan bahan kimia. Semua bisnis dijalankan lewat anak perusahaan. 1
Kinerja bisnis PT Dian Swastatika Sentosa Tbk masih terus mengalami penurunan selama 2 tahun terakhir. Pada 2022, perusahaan ini membukukan pendapatan sebesar 5,95 miliar dolar. Tahun berikutnya, 2023, pendapat turun menjadi 5,01 miliar dolar. Pada 2024, pendapatannya lebih menurun lagi, 39,8 persen, menjadi hanya: 3.01 miliar dolar. Yang jadi penyebab kemerosotan pendapatan adalah turunnya volume penjualan batubara, yang ditimpali dengan turunnya harga batubara. Kinerja bagus diraih lini bisnis teknologi, yang disebut menikmati peningkatan pendapatan sebesar 56,6 persen dari tahun 2023. Bisnis teknologi yang dimaksud tak lain adalah bisnis layanan internet dan tv berbayar yang dihadirkan lewat MyRepublic.
| 2024 | 2023 | 2024 | |
| Pendapatan Usaha | 3,017.8 | 5,014.7 | 5,956.1 |
| Beban Pokok Penjualan | 1,789.4 | 2,942.4 | 3,318.1 |
| Laba Kotor | 1,228.4 | 2,072.3 | 2,638.0 |
| Laba Usaha | 650.7 | 1,254.8 | 1,777.1 |
Angka pada tabel dalam juta dolar.
Sumber : Laporan tahunan DSSA 2024
Go public sejak 10 Desember 2009 dengan kode saham DSSA, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk hanya dipegang 2 pihak saja : PT Sinar Mas Tunggal, pemilik 59,90 saham, dan masyarakat (serta saham treasury) : 40,10 persen saham. Saat IPO, harga sahamnya tercatat sebesar Rp 1.250. Saat ini, per 30 Maret 2026, harga sahamnya sudah melambung menjadi Rp 66.875,-. Adapun yang jadi pemegang saham pengendali adalah Franky Oesman Widjaja, yang saat ini berstatus sebagai presiden komisaris.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk memiliki 8 anak perusahaan yang dimiliki secara langsung. Adapun jumlah anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung jumlahnya hampir mencapai 100 perusahaan.
| Nama Perusahaan | Bidang Usaha | Tahun Operasional | Persentase Kepemilikan | Aset per 2024 |
| PT Golden Energy Mines Tbk | Perdagangan batubara | 2010 | 51 | 1,239,571,887 |
| PT Bumi Kencana Eka Sejahtera | Investasi | – | 99,99 | 34,760,404 |
| PT DSSE Energi Mas Utama | Investasi | 2020 | 99,99 | 113,587,121 |
| PT DSST Mas Gemilang | Investasi | – | 99,99 | 1,194,568,082 |
| PT Rolimex Kimia Nusamas | Perdagangan pupuk dan bahan kimia | 1989 | 99,50 | 58,513,420 |
| PT Energi Mas Anugerah Semesta | Investasi | – | 99,99 | 1,252,391 |
| PT DSSA Mas Infrastruktur | Investasi | – | 99,99 | 14,320,572 |
| PT Sinarmas Sukses Sejahtera | Investasi | – | 99,99 | 643,384 |
Nilai aset dalam dolar AS
Sumber : Laporan Tahunan DSSA 2024
Presiden Komisaris : Franky Oesman Widjaja
Wakil Presiden Komisaris : Handhianto Suryo Kentjono
Komisaris Independen : Evita Herawati Legowo
Komisaris Independen : Robert Arthur Simanjuntak
Komisaris Independen : FX Sutijastoto
Komisaris Independen : Hendrikus Passagi
Presiden Direktur : Lay Krisnan Cahya
Wakil Presiden Direktur : Lokita Prasetya
Direktur : Hermawan Tarjono
Direktur : Daniel Cahya
Direktur : Alex Sutanto
Direktur : David Fernando Audy
Direktur : Mona Angelique Susanto
Sinar Mas Land Plaza, Tower II, 24th Floor
Jl. MH Thamrin No. 51
Jakarta Pusat
DKI Jakarta – 10350
Tel : 021-31990258
Fax : 021-31990259
Website : www.dssa.co.id
Berusia 62 tahun, Bonifasius saat ini menduduki kursi Presiden Direktur PT Golden Energy Mines Tbk…
Lokita Prasetya, pria usia 60 tahun, dipercaya menjadi Presiden Komisaris PT Golden Energy Mines Tbk…
PT GWS Era Medika merupakan anak perusahaan PT DSST Mas Gemilang yang bergerak di bisnis…
PT Innovate Mas Utama merupakan perusahaan investasi yang 99,99 persen sahamnya dimiliki oleh PT DSST…
PT DSST Mas Gemilang adalah perusahaan investasi milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, yang menjadi…
Lay Krisnan Cahya, 66 tahun, adalah Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk sejak 2009…