PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia) didirikan PT Astra International Tbk pada tahun 1975 sebagai distributor mesin foto kopi Xerox. Sekarang perusahaan ini menjadi pengelola lini bisnis teknologi informasi Astra Group, dengan fokus utama pada bisnis Print Things, dan Digitize Things.
Bisnis Print Things dijalankan langsung PT Astra Graphia Tbk dengan menyediakan solusi pencetakan di semua media: kertas, plastik, tekstil, keramik, dan sebagainya. Wujud lain bisnis ini adalah dengan terus menjalan usaha klasiknya sebagai penyedia solusi dokumen berbasis mesin foto kopi merek Xerox (Fuji Xerox) dan segala produk turunan dan terkaitnya.
Bisnis Digitize Thing atau bisnis teknologi informasi di jalan lewat PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) dan PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI). AGIT menyediakan aneka hardware, software, dan jasa di bidang teknologi informasi. Sedangan AXI menyediakan solusi perkantoran satu klik alias menyediakan layanan perkantoran berbasis web: mulai Axiqoe.com yang merupakan portal B2B alat kantor; Printqoe.com, layanan cetak online; CourierQoe, portal B2B usaha kurir dan logistik; dan SpotQoe.com, marketplace ruang meeting dan ruang kerja.
PT Astra Graphia Tbk sudah go public dan 75 persen sahamnya masih dimiliki PT Astra International Tbk. Nilai kapitalisasi pasarnya di Bursa Efek Indonesia per akhir 2017 mencapai Rp 1,8 triliun. Pendapat bersih PT Astra Graphia Tbk pada 2018 naik menjadi Rp 4,1 triliun, dari Rp 3,9 trilin pada 2017. Laba bersih juga naik dari Rp 257 miliar pada 2017, menjadi Rp 270 miliar pada 2018. Kontribusi Astragraphia terhadap total laba bersih Astra Group pada tahun 2018 sama seperti tahun 2017: hanya 1 persen. 1
2014 – Melepas kepemilikan atas 51% saham PT AGIT Monitise Indonesia
PT Astra Graphia Information Technology (AGIT)
PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI)
Jl. Kramat Raya No. 43
Jakarta Pusat
DKI Jakarta – 10221
Website: www.astragraphia.co.id
Retina Rosabai diangkat sebagai Direktur dan Group Chief Financial Officer PT Indika Energy Tbk sejak…
Berkewarganegaraan Bulgaria, Kamen Kamenov Palatov menjabat sebagai Direktur dan Group Chief Portfolio Officer PT Indika…
Berusia 75 tahun, Farid Harianto menjabat sebagai Komisaris Independen PT Indika Energy Tbk sejak April…
Agus Lasmono menjadi Komisaris Utama PT Indika Energy Tbk sejak Januari 2017, atau sudah 4…
PT Integrasi Jaringan Ekosistem adalah anak perusahaan PT Jaringan Infra Andalan, dengan kepemilikan sebesar 50,85…
Hermansjah Haryono menjabat sebagai Komisaris Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk sejak 2024. Pria kelahiran…