Ada kabar bagus dari Microsoft. Setelah sekian lama bersikeras melarang dan mencegah Windows 11 di-install di PC atau komputer jadul, Microsoft akhirnya merilis panduan resmi cara install Windows pada komputer yang tidak memenuhi syarat minimum yang dibutuhkan Windows 11 terutama persyaratan TPM 2.0 dan Secure Boot.
Kabar bagus ini antara lain di munculkan oleh PC World beberapa hari lalu. Majalah komputer online ini juga mengingatkan kembali pada larangan keras yang baru dirilis Microsoft pada 4 Desember 2024 lalu, yang menegaskan kalau TPM 2.0 jadi syarat yang tak bisa ditawar untuk bisa menginstall Windows 11.
Semua larangan dan upaya pencegahan instalasi Windows 11 itu kini sudah berakhir dengan keluarnya panduan resmi dari Microsoft : Installing Windows 11 on devices that don’t meet minimum system requirements. Meski begitu, di awal panduan, Microsoft tetap memunculkan warning yang biasa dimunculkannya, termasuk berbagai kemungkinan ke-tidak-kompatibel-an dengan banyak hal, termasuk kemungkinan PC malah tidak bisa hidup atau beroperasi. Plus ada klausul resiko ditanggung sendiri, termasuk kemungkinan tidak berlakunya garansi dari produsen PC atau perangkat dipasangi Windows 11.
Update : Tulisan ini boleh diabaikan, karena sepekan setelah panduan cara upgrade tadi dirilis, Microsoft menganulir panduan tersebut. Microsoft tetap ngotot kalau persyaratan adanya TPM 2.0 merupakan harga mati.
Cara menginstall Windows 11 di PC jadul kurang lebih sama dengan cara install Windows 10. Untuk Windows 11, halaman panduan resmi Microsoft tadi merujuk ke beberapa artikel lain tentang cara install Windows 11. Dua panduan terpenting adalah yang berikut :
Siap dan berani menginstall Windows 11? Silakan coba dan –seperti dibilang Microsoft– resiko tanggung sendiri. ***
Retina Rosabai diangkat sebagai Direktur dan Group Chief Financial Officer PT Indika Energy Tbk sejak…
Berkewarganegaraan Bulgaria, Kamen Kamenov Palatov menjabat sebagai Direktur dan Group Chief Portfolio Officer PT Indika…
Berusia 75 tahun, Farid Harianto menjabat sebagai Komisaris Independen PT Indika Energy Tbk sejak April…
Agus Lasmono menjadi Komisaris Utama PT Indika Energy Tbk sejak Januari 2017, atau sudah 4…
PT Integrasi Jaringan Ekosistem adalah anak perusahaan PT Jaringan Infra Andalan, dengan kepemilikan sebesar 50,85…
Hermansjah Haryono menjabat sebagai Komisaris Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk sejak 2024. Pria kelahiran…